
Segera Terbit Buku Baru
Judul:
Manajemen Pelayanan Publik: Prinsip dan Praktik
Penulis : Aswin, S.Sos., M.AP.
Editor : Aswin, S.Sos., M.AP.
Layout : Tim Media More
Desain Sampul: Tim Media More
Buku “Manajemen Pelayanan Publik: Prinsip dan Praktik” karya Aswin, S.Sos., M.AP. merupakan referensi komprehensif yang disusun untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman mendalam mengenai teori dan aplikasi pelayanan publik di Indonesia. Pelayanan publik didefinisikan sebagai pilar utama pemerintahan yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan serta harapan masyarakat secara efektif, efisien, dan berkeadilan.
Penulis mengeksplorasi pergeseran paradigma dari model tradisional menuju pendekatan yang lebih partisipatif melalui konsep co-production, di mana pemerintah dan masyarakat berkolaborasi secara aktif sebagai mitra strategis dalam merancang serta mengelola layanan. Selain itu, ditekankan pentingnya pelayanan berorientasi pelanggan (customer-oriented service) yang menempatkan kepuasan masyarakat sebagai fokus sentral birokrasi. Hal ini harus didukung oleh pembangunan budaya pelayanan prima serta penegakan etika aparatur yang berlandaskan pada nilai kejujuran, keadilan, dan integritas.
Buku ini juga merinci kerangka operasional yang diperlukan untuk menjamin kualitas layanan, seperti Standar Pelayanan Minimal (SPM) sebagai jaminan hak dasar warga, Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk konsistensi kerja, serta Standar Pelayanan Publik (SP) yang berfokus pada hasil. Kinerja instansi dalam menerapkan standar-standar tersebut dievaluasi menggunakan instrumen Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) secara sistematis.
Menghadapi era modern, penulis menyoroti urgensi inovasi digital dan e-Government untuk meningkatkan transparansi. Implementasi Mal Pelayanan Publik (MPP) di Kabupaten Sumedang disajikan sebagai studi kasus sukses yang mengintegrasikan 361 jenis layanan melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Meskipun demikian, buku ini memberikan tinjauan kritis terhadap hambatan yang ada, seperti disparitas infrastruktur antarwilayah dan rendahnya literasi digital. Penulis menyimpulkan bahwa masa depan pelayanan publik akan didominasi oleh teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) namun tetap harus mengedepankan pendekatan yang inklusif dan manusiawi.


Leave A Comment